Dukungan Mengalir: Konser Amal IKA Sadaya Unpad Sukses Kumpulkan Bantuan

banner 468x60

MPTV INDONESIA – Sejumlah wilayah di Indonesia kembali dilanda bencana banjir dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Kabupaten Bandung dan Aceh Tamiang. Bencana ini tidak hanya merusak infrastruktur dan memutus aktivitas ekonomi, tetapi juga menelan korban lebih dari seribu jiwa, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang. Kondisi tersebut mendorong Ikatan Alumni Sastra dan Budaya Universitas Padjadjaran (IKA Sadaya Unpad) menginisiasi gerakan kepedulian bagi para penyintas.

Sebagai wujud konkret dari inisiatif tersebut, IKA Sadaya Unpad menyelenggarakan acara kemanusiaan bertajuk “Charity Night: Konser Amal & Lelang” pada Sabtu, 27 Desember 2025, di Roemah Kentang 1908, Jl. Banda No. 18, Bandung. Acara ini bertujuan menggalang dana untuk membantu proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dan Kabupaten Bandung.

Ketua IKA Sadaya Unpad, Nuning Hallett, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari rasa solidaritas yang tulus, bukan sekadar momentum sesaat. “Kegiatan ini bukan sekadar FOMO. Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang terdampak banjir, khususnya di Aceh. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri dan banyak pihak di Jawa yang memikirkan nasib mereka,” ujar Nuning.

Acara yang dikemas sederhana tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran komedian dan MC Joe P-Project, alumnus Fakultas Sastra Unpad, serta penampilan Irsya, finalis KDI, dan grup band D&G. Puncak acara diwarnai lelang barang donasi dari alumni dan sponsor, yang berhasil menarik antusiasme tinggi dari para peserta.

Ketua Panitia Pelaksana, Wenang, menuturkan bahwa dukungan peserta amat luar biasa. “Sesi lelang berlangsung sangat interaktif dan penuh partisipasi. Berbagai barang bernilai berhasil dilelang dengan harga terbaik. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah ambil bagian dan mohon maaf jika terdapat kekurangan teknis selama acara berlangsung,” ujarnya.

Hingga akhir acara, panitia mengumumkan bahwa donasi yang terkumpul mencapai Rp25 juta. Jumlah ini diperkirakan meningkat mengingat pintu donasi masih dibuka hingga 31 Desember 2025. Nuning menegaskan bahwa seluruh hasil penggalangan dana akan disalurkan sepenuhnya kepada para korban tanpa potongan operasional. “Fundraising ini murni 100 persen untuk korban bencana. Kami tidak mengambil biaya operasional sedikit pun. Bahkan hasil lelang dan kontribusi tambahan dari venue juga akan kami serahkan kepada para penyintas,” tambahnya.

Manajemen Roemah Kentang 1908 turut memberikan dukungan dengan mendonasikan sebagian keuntungan dari seluruh penjualan makanan dan minuman selama acara berlangsung. Kolaborasi lintas fakultas dan dukungan dari Pengurus Pusat IKA Unpad juga menjadi faktor penting terselenggaranya kegiatan ini.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan mendesak para korban banjir, termasuk logistik, peralatan sanitasi, serta dukungan pemulihan psikososial. IKA Sadaya Unpad menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran bantuan dilakukan tepat sasaran dan transparan.

Dengan terselenggaranya Charity Night, IKA Sadaya Unpad berharap gerakan ini dapat memperkuat solidaritas di kalangan alumni dan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa aksi kemanusiaan selalu relevan dan diperlukan di tengah meningkatnya frekuensi bencana alam di Indonesia.

 

(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *