SERANG, BANTEN, MPTV Indonesia – Hidup tak selalu berjalan lurus, namun bagi Farhatun Najiah, setiap tikungan tajam justru menjadi ruang untuk tumbuh lebih kuat. Lulusan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Konsentrasi Hubungan Masyarakat, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir dari mimpi, melainkan awal dari perjalanan luar biasa.
Lahir pada 19 Februari 2002 dan berdomisili di Kota Serang, Banten, Farhatun Najiah resmi menyandang gelar sarjana pada 2024. Setahun kemudian, ia diwisuda dengan predikat cumlaude dan dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik FISIP UNTIRTA tahun 2025. Prestasi tersebut menjadi mahkota dari perjalanan panjang yang penuh luka, air mata, doa, dan kegigihan yang tak pernah padam.
Tak hanya unggul secara akademik, Farhatun juga dikenal sebagai figur aktif dan berpengaruh di lingkungan kampus. Ia pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTIRTA Kabinet AKSA (2022–2023), setelah sebelumnya menjadi staf Departemen Kaderisasi (2021–2022). Di Badan Eksekutif Mahasiswa KBM UNTIRTA, ia dipercaya sebagai Deputi Komunikasi dan Informasi, menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan komunikasi publik yang matang sejak dini.
Jejak kiprahnya juga kuat di dunia penyiaran kampus. Selama 2021–2023, Farhatun aktif di Radio Tirta FM UNTIRTA sebagai announcer, script writer, penanggung jawab program berita Tirta Warta, hingga mentor program YouTube. Ia juga menjadi penyiar di Radio DIA UNTIRTA, mengasah kepekaan komunikasi dan keberanian bersuara di ruang publik.
Namun, ujian terberat hidupnya datang pada Juni 2022. Sebuah kecelakaan membuatnya mengalami patah tulang kaki kanan. Di saat banyak mimpi terancam runtuh, Farhatun justru memilih bertahan. Dalam kondisi terbaring di atas kasur dan kursi roda, ia mengikuti program Kampus Merdeka – Studi Independen Start Up Campus. Keterbatasan fisik tak menghalangi pikirannya untuk terus bekerja. Hasilnya, tim yang ia pimpin keluar sebagai Best Team Start Up Campus dengan predikat Best Founder.
Separuh tahun 2023 ia habiskan untuk belajar berjalan kembali—dari kursi roda, tongkat, hingga akhirnya melangkah tanpa alat bantu. Di tengah proses pemulihan, Farhatun lolos seleksi ketat KKN Kebangsaan dan mewakili kampusnya di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Kalimantan Barat. Sepulang dari sana, ia menjalani magang di DPR RI dan menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara 1 Bintang Orator DPR RI dalam ajang TVR Days DPR RI 2023.










